Showing posts with label kisah ruqyah. Show all posts
Showing posts with label kisah ruqyah. Show all posts

Wednesday, April 25, 2018

Menghancurkan Jin Susuk Wibawa, Asihan, Dan Jagadiri

Di negeri ini masih banyak yang menyukai hal-hal mistis. Tujuannya beragam. Mulai dari yang ingin punya kesaktian sampai jabatan.

Walaupun begitu, intinya adalah masalah duniawi. Mereka berupaya mendapatkannya dengan bantuan dukun. Yang tidak lain bersekutu dengan jin.

terapi ruqyah di cikarang


Klien Dari Karawang Punya Susuk


Dan kemarin saya mendapatkan tamu dari Karawang.

Dari sesi konsultasi ia menceritakan bahwa ia pernah pasang susuk multiguna. Adapun tujuan dari pemasangan susuk tersebut di antaranya:

  • memancarkan wibawa,
  • sebagai pengasihan,
  • jaga diri,

Itu adalah tujuan utamanya. Belum lagi tujuan lainnya.

Ia bertekad untuk membuang susuk tersebut karena banyak mudharatnya.

Sesi Taubat dan Istighfar


Perlu diketahui...

Memasang susuk sama saja dengan bersekutu dengan setan dari golongan jin. Hal tersebut sudah termasuk perbuatan syirik.

Karena dengan memasang susuk, seseorang meminta perlindungan kepada selain Allah. Sekaligus bersekutu dengan jin-jin fasik.

Oleh karena itu:

Sebelum diruqyah pasien harus benar-benar taubat; meninggalkan seluruh dosa syirik tersebut lalu berusaha untuk membuangnya.

Mengucapkan Istighfar Dari Qolbu


Kemudian saya memintanya untuk membaca istighfar.

"Rasakan istighfar itu di hati dan seluruh tubuh. Rasakan..."

Baru saja 3 kali membaca istighfar yang diucapkan di lisan, dirasakan dalam hati, dan tubuh...

Jin yang berada dalam tubuhnya bereaksi keras. Secara frontal menyerang. Ia berputar-putar hebat. Sekujur tubuh kepanasan.

Maka:

Bacaan ruqyahpun dimulai...


Perlawanan Sengit Dari Jin


Tipikal jin fasik dan kafir ialah sombong dan terus melawan. Begitu pula jin ini.

Saya menggunakan pukulan. Diniatkan untuk memukul wajah jin.

Walaupun tidak mengenai wajah pasien, ternyata ia terpelanting ke belakang. Seolah-olah benar-benar terkena pukulan.

Si jin kesakitan.

Saya membacakan ayat "Wa idzabasythotum Basythum jabbarin.."

Pasien Terjatuh Berkali-Kali


Ketika dibacakan ayat di atas, yang pasien terjatuh berkali-kali seperti terkena pukulan dahsyat yang menghantam.

Kemudian saya niatkan mengikat jin dengan membaca surat Al Fajr ayat 26. Setelah itu jin dipukul kembali.

Pembacaan ayat-ayat tersebut tak ubahnya seperti berperang di alam nyata. Si jin melawan, tak mau tunduk. Lalu kita menghantamnya supaya dia menyerah.

Akan tetapi jin tak mau menyerah.

Saya kemudian membacakan ayat untuk memotong tubuh jin. Lalu dibacakan surat Al Anfal ayat 17.

Setelah itu dibelah tubuhnya dari kepala hingga ke bawah. Trik tersebut dilakukan karena jin membandel.

Ada juga sebagian jin yang bertobat dan masuk Islam. Dibebaskan dan keluar.

Alhamdulillah, Pasien Sembuh Setelah Ruqyah


Kami bersyukur kepada Allah. Setelah berjuang memohon kesembuhan melalui terapi ruqyah, akhirnya pasien sembuh.

Kita wajib berikhtiar. Memohon dengan ikhlas. Berdoa penuh keyakinan. Allah jua yang berkehendak.

Apabila Allah berkehendak, maka terjadilah apa yang harus terjadi. Jika Allah tidak berkehendak, maka tidak akan mungkin terjadi.

Allah berkehendak agar pasien ini sembuh. Maka sembuhlah.


Jimat, Susuk, Rajah Semuanya Lemah, Hancur Di Hadapan Al Quran


Perlu Anda ketahui, saya pernah mempelajari dan memiliki ilmu-ilmu seperti tenaga dalam, rajah, ajian, dan sejenisnya.

Meskipun terlihat hebat, sesungguhnya semua itu lemah.

Kekuatan hanya milik Allah. Jimat, susuk, rajah, dan sejenisnya hanyalah buhul yang mengikat agar jin tetap bersarang di sana.

Jika ada orang yang beriman dan bertauhid: cukup membacakan al fatihah, maka semua kekuatan mistis tersebut tidak mampu menahannya.

Monday, January 9, 2017

Cerita Pengalaman Diruqyah Dari Pasien Fibromyealgia

Pengalaman ruqyah bisa merupakan pengalaman unik dalam hidup seseorang.

Terlebih bagi mereka yang akhirnya berhasil menyembuhkan dirinya. Baik dari gangguan jin, sihir, santet...

...ataupun penyakit-penyakit medis lainnya seperti kanker, kencing manis, stroke, dan lainnya.

Dan berikut ini saya sampaikan cerita pengalaman ruqyah pasien.

Ia menderita salah satu penyakit yang namanya mungkin sangat jarang didengar: fibromyealgia.

Akan tetapi saya sangat yakin banyak orang yang menderita penyakit ini.


Dunia kedokteran, baik yang di Timur maupun di Barat, belum bisa menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit ini.

Jangankan untuk membuat obat, bahkan mereka belum tahu apa penyebab penyakit fibromyealgia.


Ciri-Ciri Penyakit Fibromyealgia

cerita bagaimana pengalaman diruqyah. proses ruqyah sangat menenangkan hati.

Ketika saya browsing mengenai penyakit fibromyealgia, setidaknya ada 60 gejala.

Di antara ciri-cirinya ialah:


  1. Kepala sering pening.
  2. Kepala terasa berat di pagi hari.
  3. Mengantuk.
  4. Susah konsentrasi.
  5. Mual.
  6. Sering sakit di bagian dada. Seperti ditusuk.
  7. Pegal pada pundak.
  8. Pegal pada betis.
  9. Susah tidur di malam hari.
  10. Susah bangun di pagi hari.
  11. Merasa letih dan lelah sepanjang hari.
  12. Ingin tidur-tiduran saja.
  13. Mengalami masalah makan.
  14. Merasa ‘kosong’ di dalam.
  15. Kadang lemah pada tungkai kaki.
  16. Terlihat sebagai orang yang malas.
  17. Sering berubah kepribadian.
  18. Silih berganti perasaan sedih, bahagia, kesepian, putus asa dalam rentang waktu yang cepat.


Itulah sebagian kecil dari gejala fibromyealgia.

Penderita fibro tidak tampak sakit. Bisa saja ia terlihat sehat dan bahagia.

Akan tetapi:

Menurut data medis, biasanya penyakit ini baru terdeteksi setelah seseorng mengidap penyakit ini selama 15 tahun.

Karena setelah 15 tahun, akan ada efek yang mengerikan. Yakni depresi.

Dan kali ini,

Saya ingin tuliskan pengalaman pasien selama melakukan proses ruqyah.


Pengalaman Ruqyah Penderita Fibro

Belum lagi dibacakan ayat-ayat ruqyah – menurut pasien tadi – ia merasakan sesuatu yang tiba-tiba menguasai tubuhnya.

Tepatnya ketika saya memberi peringatan “Ya ma’sharo jin...!”

Tubuh beliau langsung terpelanting ke belakang dengan keras. Apakah ada hubungan antara penyakit fibro dengan gangguan jin? Wallahu a’lam.

Yang jelas setelah itu pasien tadi berekasi lagi lebih keras.

Ia terlentang. Kadang duduk.

Yang paling diingatnya ialah ketika ia merasa ada seorang panglima perang di dalam tubuhnya.

Panglima tersebut berasal dari kerajaan di Cina di masa lampau.

Dan memang selama proses ruqyah, dari mulutnya terucap kata-kata bahasa Cina yang tidak saya mengerti.

Menurutnya...

Panglima tersebut sangat marah.

Ia dikalahkan hanya oleh bacaan Quran. Padahal sudah banyak peperangan besar yang ia menangkan.

Tapi mengapa ia sama sekali tidak berdaya di hadapan ayat Quran.


Semakin Yakin Dengan Mukjizat Al Quran


Merasakan adanya efek luar biasa ketika diruqyah, ia semakin yakin dengan kebenaran Al Quran.

Tubuhnya bergetar hebat karena bacaan Al Quran.

Detik itu ia mulai menyadari bahwa pengobatan yang ia lakukan selama ini tidaklah tepat.

Obat-obatan yang ia konsumsi sebenarnya kurang tepat untuk mengobati penyakitnya.

Justru dengan ruqyah, ia merasakan keluhan-keluhan yang selama ini dirasakannya mulai berkurang.


Melanjutkan Dengan Ruqyah Mandiri

Setelah diruqyah ia merasakan tubuhnya lebih ringan. Dadanya plong. Pikirannya damai. Dan hatinya lebih tenang.

Meskipun begitu ia menyadari bahwa proses tersebut belum tuntas.

Masih ada beberapa bagian tubuh yang merasakan sakit. Misalnya di ujung jari jemari.

Sayangnya ia tidak bisa melanjutkan terapi ruqyah karena harus pulang ke daerahnya.


Oleh karena itu:

Ada dua solusi yang bisa ia lakukan.

Pertama menemukan peruqyah lain di daerahnya, atau kedua, melakukan ruqyah mandiri.

Akhirnya ia melakukan ruqyah mandiri. Saya memberikan petunjuk kepadanya bagaimana agar ruqyah mandiri memberikan dampak hebat pada kesehatannya.


Menurutnya....

Setiap kali melakukan ruqyah selalu saja ada perubahan. Baik di hati, pikiran, maupun tubuhnya.

Ia semakin dengan ruqyah ia bisa menuntaskan penyakitnya.

Kuncinya ialah bersabar.


Saya masih melakukan kontak dengannya. Dan memberikan saran-saran agar ia benar-benar sembuh.

Alhamdulillah, saat ini ia telah sembuh dari penyakit fibro.

Itulah sekelumit pengalaman diruqyah yang saya dapatkan dari pasien.