Wednesday, January 11, 2017

Bahaya Ruqyah Syar’iyyah Apa Saja Itu?

Maraknya dakwah tauhid ilallah mungkin membuat sebagian orang tidak suka.

Termasuk dakwah melalui ruqyah syar’iyyah yang memang isinya agar umat ini mengamalkan intisari ajaran Islam: tauhid.

Padahal sudah ribuan orang tertolong dengan sebab terapi ruqyah.

Bukan hanya tertolong secara fisik, melainkan tertolong akidahnya. Yang tadinya banyak melakukan kemusyrikan (yang notabene dosa besar), akhirnya mengenal tauhid.

Dengan tauhid hati yang cemas jadi tenang, pengecut jadi pemberani, gundah gulana menjadi tentram.

Namun ada sebagian kalangan yang justru mengatakan bahwa ruqyah syar’iyyah berlandaskan tauhid ini merupakan sihir....

Mereka malah menyarankan ruqyah suffiyah yang justru mendatangkan jin.

Kenapa saya berani mengatakan demikian?


ruqyah dan dampaknya



Karena banyak sekali pasien gangguan jin merupakan orang-orang yang banyak mengamalkan agama ini tanpa dasar.

Mereka mengamalkan sesuatu yang tidak diperintahkan oleh Allah maupun Nabi.

Mereka bisa sembuh ketika mereka bertaubat dan meninggalkan amalan-amalan tersebut.

Hijrah dari akidah syirik menuju tauhid.

Maka dari itu tidak ada bahaya ruqyah syar’iyyah kecuali hal-hal berikut.



Bahaya No #1: Ruqyah Syar’iyyah Meluluhlantakan Kemusyrikan


Semua peruqyah syar’iyyah pastilah menanamkan nilai-nilai tauhid kepada masyarakat.

Mereka mengajarkan agar tidak menggantungkan tawakal pada jimat, keris, orang pintar, dukun, wirid sesat...

Di saatnya bersamaan:

Masyarakat dipahamkan mengenai kekuatan tauhid kepada Allah.

Kita hanya menyerahkan urusan kepada Allah dan bersandar kepada-Nya saja.


Bahaya No #2: Ruqyah Syar’iyyah Menyempitkan Ruang Gerak Perdukunan


Ruqyah syar’iyyah memang sangat dibenci oleh para dukun.

Kenapa begitu?

Khodam-khodam (jin) para dukun menjadi lemah bahkan hilang.

Jimat-jimat mereka dibakar.

Masyarakat mengalihkan ketawakalan mereka pada Allah, bukan pada dukun.


Bahaya No #3: Ruqyah Syar’iyyah Membongkar Kikun


Betapa banyak orang yang tertipu oleh kikun alias kyai dukun. Yaitu orang yang dianggap orang shaleh padahal melakukan perbuatan perdukunan.

Misalnya memberi amalan-amalan untuk mendapatkan ilmu kekebalan tubuh. Membuat jimat untuk penglaris.

Kita tidak boleh tertipu oleh nama. Apakah dia kyai, ustadz, peruqyah...dan menambah embel-embel Islami lainnya...

Selama amaliyahnya bertentangan dengan Al Quran dan sunnah, maka harus dijauhi.

Salah satu keluarga saya pernah diberi “kesaktian” oleh seorang kyai.

Ia diminumkan air putih yang telah diberi mantra-mantra. Dalam bahasa mereka disebut dengan memberi “ijazah”.

Saudara saya tadi juga diberi amalan lainnya. Harus membaca ini dan itu sehabis sholat maghrib.

Padahal semua itu tidak ada tuntunnnya dari Rasul yang mulia.

Akhirnya ia bisa mendapatkan kesaktian itu. Ia bisa melakukan gerakan bela diri apa saja semau dia.

Apakah dia ingin jurus kungfu, Bruce Lee, Jet Lee, dan apa saja... Dia bisa melakukannya.

Si kyai mengatakan bahwa apa yang ia lakukan merupakan bantuan dari para malaikat.

Dan ilmu tersebut merupakan karomah dari Allah.

Nyatanya:

Beberapa waktu kemudian saudara saya ini banyak mengalami gangguan. Ia mengalami hampir semua yang termasuk gangguan jin.

Misalnya sering pening kepala, mudah marah, cemas, tubuh sering letih, mengantuk di waktu pagi, susah tidur, berat menjalankan ibadah...

Setelah diruqyah...

Ternyata dalam tubuhnya banyak terdapat jin yang dimasukan oleh kyai.

Jin-jin “sakti” tersebut ternyata tidak berdaya dihantam oleh ayat Quran.




Bahaya No #4: Ruqyah Syar’iyyah Menghilangkan Ruqyah Syirkiyyah


Masih tentang cerita saudara saya di atas, sebelum diruqyah secara syar’i, ia pernah diruqyah.

Sayangnya syirkiyyah....

...meruqyah dengan bantuan jin lagi. Dengan kata lain mereka “adu kesaktian.”

Ustadz yang meruqyah menggunakan jin untuk mengalahkan jin.

Dengan adanya ruqyah syar’iyyah, yang syirkiyyahpun bisa hilang.




Bahaya No #5: Ruqyah Syar’iyyah Mengalahkan “Orang Pintar”


Orang pintar, paranormal, orang sakti, pemilik indera ke-6, dukun hebat...

...sesakti apapun mereka pasti bertekuk lutut di hadapan kedahsyatan Al Quran.

Dan saya sudah sering saya meruqyah orang-orang sakti seperti di atas.

Mereka adalah makhluk lemah sama seperti kita. Hanya saja mereka bersekutu dengan setan dan jin.

Tidak ada kekuatan bagi mereka di hadapan ayat-ayat Allah.


Bahaya No #6: Masyarakat Beralih Menuju Pengobatan Qurani


Ruqyah syar’iyyah bukan hanya untuk mengusir jin.

Tetapi juga untuk menyembuhkan semua jenis penyakit. Maka tidak mengherankan ada yang sembuh dari kanker, stroke, diabetes, fibromyealgia, gagal jantung, liver, hepatitis...

Dengan begitu:

Masyarakat yang tadinya berobat ke orang pintar (karena mungkin putus asa), kini perlahan-lahan mulai menyadari ada pengobatan yang lebih hebat.

Yakni pengobatan Islami. Salah satunya dengan ruqyah.


Kesimpulannya...


Terapi ruqyah hanya berbahaya bagi musuh-musuh tauhid. Mereka yang jauh dari nilai-nilai Islami memang merasa terganggu.

Mereka menuduh terapi ini sebagai sihir.

Padahal:

Orang yang melakukan terapi-pun mampu meruqyah dirinya sendiri, tentunya setelah dibimbing.

Al Quran diturunkan untuk semua.

Begitu pula kedahsyatan bacaan Al Quran. Bukan hanya hak peruqyah. Semua orang bisa merasakannya.


Saya berikan contoh.

Salah satu bacaan ruqyah adalah al-fatihah.

Saya minta pasien membacanya sendiri dengan niat meruqyah diri sendiri. Ia merasakan ada reaksi pada tubuhnya.

Kemudian saya minta ia membaca dengan lebih ikhlas.

Ternyata ia bereaksi lebih keras lagi.

Setelah itu saya minta ia membacanya lagi disertai keikhlasan dan rasa yakin.

Reaksinya jauh lebih hebat lagi.


Begitu seterusnya. Saya meminta dia membaca dengan ikhlas, yakin, tawakal, rendah hati...

Semakin hati ini bersih dari noda-noda dosa, semakin besar pengaruh bacaan Al Quran.

Dengan besarnya pengaruh bacaan Qurannya, maka akhirnya ia bisa menyembuhkan dirinya sendiri.

Bahkan mampu meruqyah orang lain.

Oleh karena itu sekali lagi saya katakan. Bahaya ruqyah hanya berlaku bagi musuh-musuh Allah.

Hanya berbahaya bagi jin zalim dan setan.

Tetapi merupakan mukjizat bagi setiap muslim yang beriman.